Transformasi Digital Pendidikan Indonesia: AI dan Tantangannya

by
Pendidikan

indonesiaartnews.or.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, pemerintah telah mengambil langkah revolusioner dengan memperkenalkan platform-platform pendukung pembelajaran yang didukung oleh teknologi digital, termasuk penggunaan teknologi artificial intelligence (AI). Prof. Chan T Basaruddin, anggota Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) Indonesia, menggarisbawahi peran penting AI dalam membantu mahasiswa untuk memahami materi pembelajaran dengan lebih baik.

” Baca Juga: Rahasia Kemenangan Timnas Indonesia U-23 atas Korea Selatan “

Manfaat dan Potensi AI dalam Pendidikan

GenAI, sebagai bentuk evolusi AI yang generatif, memiliki potensi besar untuk memfasilitasi semua pihak dalam dunia pendidikan, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga tenaga administratif. Dosen dapat memanfaatkan AI dalam proses penilaian seperti UTS atau UAS, sementara mahasiswa dapat menggunakan AI sebagai referensi dalam menjawab pertanyaan. Secara keseluruhan, AI dianggap sebagai alat yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Tantangan dalam Implementasi AI di Pendidikan Indonesia

Namun, meski banyak manfaat yang ditawarkan, keberadaan AI dalam dunia pendidikan Indonesia juga dihadapkan pada sejumlah tantangan yang signifikan. Prof. Chan mengidentifikasi beberapa tantangan utama yang masih dihadapi, termasuk:

Pembelajaran Siswa

Meskipun AI diharapkan dapat membantu siswa dan mahasiswa untuk memahami materi lebih baik, namun kenyataannya, kemampuan belajar siswa Indonesia masih dinilai kurang. Hal ini menyoroti perlunya peningkatan efektivitas dalam penerapan teknologi pembelajaran.

Keterbatasan Pengajar dalam Mengadopsi Teknologi

Dosen dan guru dihadapkan pada tantangan dalam pemahaman dan penerapan teknologi. Banyak di antara mereka masih memiliki pemikiran bahwa teknologi merupakan ancaman, sehingga menghadirkan kesulitan dalam mengadopsi AI dalam proses pembelajaran. Diperlukan upaya pelatihan dan pemahaman yang lebih baik, terutama bagi generasi yang lebih tua, untuk mengatasi pandangan negatif terhadap teknologi.

Baca Juga :   Pengertian Pendidikan Formal, Informal, dan Nonformal

Infrastruktur dan Regulasi

Tantangan infrastruktur juga menjadi hambatan dalam implementasi AI di pendidikan. Majunya teknologi harus didukung oleh infrastruktur yang memadai di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, perlu adanya regulasi yang jelas terkait penggunaan AI dalam pendidikan. Termasuk masalah etika dan aturan yang mengatur penggunaannya guna mencegah potensi pelanggaran akademik seperti kecurangan, plagiarisme, dan sebagainya.

” Baca Juga: Rekomendasi Aplikasi Pemantau siklus Menstruasi “

Upaya dan Harapan Masa Depan

Dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Dikti, Prof. Dr. Sri Suning Kusumawardani. Menegaskan komitmen Kemendikbudristek untuk segera mengeluarkan kebijakan nasional terkait penggunaan AI dalam pendidikan pada tahun 2024. Meskipun tanggal resmi peluncurannya belum ditentukan, namun regulasi ini diharapkan dapat segera dirilis untuk memberikan arah yang jelas dalam penerapan teknologi AI di lingkungan pendidikan Indonesia.

No More Posts Available.

No more pages to load.