HOME     NEWS     EVENTS     ARTICLES     DIRECTORY     BOOKS     OPPORTUNITIES  
   
Selasa, 21 Februari 2012 - 14:05
Grafis Huru Hara UNJ
oleh Angga Wijaya
Salah satu karya yang terpajang dalam pameran “Grafis Huru Hara”. (foto: angga wijaya)
INSITUT Francais Indonesia (IFI) Jakarta menyelenggarakan pameran dengan label judul: “Grafis Huru Hara”. Pameran ini menampilkan karya seni rupa yang berkaitan dengan teknik grafis (cetak). Karya yang dihadirkan meliputi: serigrafi atau yang lebih popular di masyarakat sebagai sablon, lalu woodcut (cukil kayu), stencil, drypoint dan intaglio. Para peserta pameran terdiri dari 19 seniman muda dari mahasiswa dan alumni seni rupa Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Selain lewat pendekatan teknik grafis yang dibuat, para seniman mengemas tampilan karya mereka dengan sangat beragam, kekinian, unik dan menarik. Misalnya seperti pada karya Angga Cipta yang menampilkan teknik sablon di atas tekstil dan menerapkannya sebagai korden (gordyn), dan pada karya ke dua emblem sablon ditransformasikan ke dalam t-shirt yang dapat ditukar-pasang. Sedangkan Safirul Islami mendisplai karya uang dengan teknik intaglio ke dalam sebuah koper yang berjudul “KUHP 244”. Lalu ada karya Rizky Ponga yang menyuguhkan barang jadi temuannya berupa pintu besi yang distencil “God Save Art Work” dan saat dibuka di dalamnya dibentuk sebuah dimensi ruang dengan teknik grafis cukil kayu. Wildigda Sunu menerapkan teknik grafis ke dalam bentuk 3 dimensi, yaitu enam Tank yang terbuat dari busa hati, dengan visual logo-logo tim sepakbola Indonesia.

Angga Anggur menerapkan teknik grafis stencil pada talenan yang digantungkan di ruang pamer, sedangkan ABSM menerapkan karya teknik stencil langsung pada tembok ruang pamer, ada pula Yansen menerapkan teknik stencil pada papan tulis (white board) dengan visual dua anak yang sedang bermain kelereng secara online. Dwi Penjol membuat topeng stencil yang dipajang secara relief dan series, Robo Wobo menerapkan teknik stencil di papan besi yang sudah berkarat dan Dado Wacky menggunakan teknik stencil di kertas.

Sedangkan Amy Zahrawan karyanya seakan mengacak-acak ruang pamer dengan menempelkan jejak-jejak kaki monyet, dan menampilkan visual monyet di bawah AC ruang pamer. Karya tersebut dibuat dengan menggunakan teknik grafis cukil kayu. Ada pula Adi Dhigel yang menerapkan karya grafis cukil kayu dengan teknik pewarnaan cukil reduksi, sementara Panji Jin membuat sebuah kubus yang dapat diintip, di dalamnya terdapat sebuah visual karya dengan menggunakan lampu. Arief Rachman menampilkan karya grafis dengan teknik media busa ati, Anita Bonit menghasilkan karya neon box dengan teknik sablon, Welly Baskoro menerapkan teknik sablon pada media kayu, sedangkan Atto membuat karya sablon pada media tekstil bermotif dengan judul “Capitalism” dan Juan Zaki menggunakan mix media sablon pada multiplek. Sedangkan Retno Tiawan menghasilkan karya grafis dry point yang dikemas dengan frame yang sangat unik.

Pameran ini dihelat antara tanggal 15 hingga 21 Febuari 2012. Selain menampilkan pameran karya seni, diadakan pula workshop seni grafis, sablon gratis dan bazart merchandise karya seni grafis.

Event ini merupakan sebuah kerja kolektif penggiat seni grafis di seni rupa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebagai media penciptaan dalam berkarya. Dalam pameran tersebut para seniman mencoba membuka dan mencari pemakaian teknik grafis itu sendiri dalam perkembangan seni rupa kontemporer saat ini. Berbagai kreativitas yang ditampilkan tentu diperoleh dari kebebasan positif generasi muda dalam berkesenian sesuai dengan tema pameran “Grafis Huru Hara”. Ini sebuah pameran yang berkehendak untuk mengeksistensikan seni grafis sebagai teknik yang masih dan akan terus aktual dalam wilayah kreatif seni rupa. ***

Febuari 2012

Catatan: Reportase ini mengambil subyek peristiwa yang sama dengan berita (news) yang telah diunggah sebelumnya yang ditulis oleh Moch. Hasrul. Namun, redaksi Indonesia Art News merasa perlu untuk mengunggah tulisan dari Angga Wijaya ini untuk memberi pengayaan perspektif dan variasi liputan atas subyek peristiwa yang sama. Semoga pembaca berkenan. Terima kasih.
*) Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta
Leave a Comment
Please feel free to let us know your feeling about this
Your Name
Your Comment
Your Email
Image Verification
Captcha Image Reload Image
Utk ganti paragraf silakan klik
Comments:
05-02-2015 s/d 08-03-2015
Pameran "Aku Diponegoro, Sang Pangeran dalam Ingatan Bangsa: Dari Raden Saleh Hingga Kini"
di Galeri Nasional Indonesia (GNI), Jl. Medan Merdeka Timur no. 14, Jakarta Pusat
04-02-2015
S[old] Out, Exhibition of Students Final Project
di Art:1 Jalan Rajawali Selatan Raya No. 3, Jakarta Pusat 10720, Telp. 021-64700168
04-02-2015
Pesta Puisi 3 Kota
di Ascos - Asmara Art & Coffee Shop Jl. Tirtodipuran 22, Yogyakarta 55143
31-01-2015 s/d 21-02-2015
The Box of Scopophilia
di s.14 Jl. Sosiologi 14 Komp. Perum UNPAD Cigadung-Bandung
30-01-2015 s/d 05-02-2015
Pameran Proyek Seni Rupa Jinayah/Siyasah: Playing with Boundaries
di Tetangga Seniman Kompleks Pusat Pondok Pesantren Al-Munawwir Jl. K.H. Ali Maksum Tromol Pos 5, Krapyak, Yogyakarta
30-01-2015 s/d 05-02-2015
Pameran Proyek Seni Rupa Jiinayah/Siyasah: Playing with Boundaries
di Tetangga Seniman Kompleks Pusat Pondok Pesantren Al-Munawwir Jl. K.H. Ali Maksum Tromol Pos 5, Krapyak, Yogyakarta
29-01-2015 s/d 30-01-2015
Pentas Teater Mandiri TRIK Lakon/sutradara: Putu Wijaya
di Bentara Budaya Jakarta Jl. Palmerah Selatan 17, Jakarta 10270
28-01-2015
PELUNCURAN & BEDAH BUKU "TURNING TARGETS": 25 Tahun Cemeti
di Ruang Seminar Galeri Nasional Indonesia Jl. Medan Merdeka Timur No.14 Jakarta Pusat
28-01-2015
Konser Borneo (Sounds of Journey)
di Gedung Societet Militaire Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Jl. Sriwedani 1, Gondomanan, Yogyakarta
27-01-2015
Pameran Tunggal Seni Rupa Sastra
di Tembi Rumah Budaya Jl. Parangtritis Km 8,4 Sewon, Bantul
read more »
Selasa, 13-01-2015
Hidup Sebagai Cahaya
oleh Arahmaiani
Senin, 22-12-2014
Karya Kerja Memaksimalkan Panca Indera
oleh Oleh Palupi. S, M.A
Rabu, 03-12-2014
Upaya Menemu Kebaruan
oleh Kuss Indarto
Kamis, 06-11-2014
Street Art di Yogyakarta, sebagai Karya Kreatif dan Politis
oleh Oleh Michelle Mansfield dan Gregorius Ragil Wibawanto
Senin, 13-10-2014
Menguji Kembali(nya) Faizal
oleh Oleh Kuss Indarto
read more »
Merajakan Nalar di Tengah Kepungan Hedonisme
oleh Christian Heru Cahyo Saputro
Buku bertajuk: Acropolis (Kerajaan Nalar) yang merupakan kumpulan kolom karya wartawan SKH Lampung Post Heri Wardoyo (HRW) hadir meramaikan pasar wacana. Buku yang berisi kolom-kolom Heri Wardoyo ini pernah dimuat di rubrik ‘Nuansa’ Lampung Post bertitimangsa tahun...
Fantasi Balzac tentang Pulau Jawa
oleh Sigit Susanto
Merajut Masa Depan Bocah Merapi
oleh T. Nugroho Angkasa S.Pd.
Novel Kasongan, Seliat Tanah Liat
oleh R. Toto Sugiharto
read more »
LOMBA PENULISAN JURNALISTIK
Lomba Foto “Air dan Sanitasi untuk Kehidupan yang Lebih Baik”
6th Beijing International Art Biennale 2015
Sayembara Cipta Kreasi Motif Batik Seragam Dinas Harian RSUP Dr Kariadi 2014
Lomba Desain Sepatu Tingkat Nasional 2014
LOMBA DESAIN MURAL GALERI NASIONAL INDONESIA 2014
LOMBA CIPTA SENI BATIK NUSANTARA 2014
The 4th Bangkok Triennale International: Print and Drawing
Iver Jĺks Artist-In-Residency Program 2014
UNDANGAN Pameran Seni Rupa Karya Guru Seni Budaya “GURU SENI BERLARI” - GALERI NASIONAL INDONESIA
read more »
27/01/2015 21:32 | Desita Anggina | SemangART
22/10/2014 14:34 | alfa poetra | salam semangart para karya indonesia. infonya untuk event or apapun itu tentang lukisan,.
02/10/2014 23:26 | Taink Takhril | ISTIMEWA, ak akan selalu belajar bareng Indonesia art news
01/10/2014 15:25 | Fatonah Winiarum | saya ingin bergabung
05/08/2014 18:31 | jupri abdullah | tururt bergabung sebagai media komunikasi seni rupa
read more »
About Us
Indonesia Art News merupakan media tentang dinamika seni yang berkait dengan aspek keindonesiaan. Media ini berusaha untuk mengedepankan segi informasi ihwal seni yang dikemas dengan cara pandang kritis dan muatan yang investigative. Indonesia Art News berkedudukan di Yogyakarta, Indonesia
Gabung di Facebook
Buku Tamu
Pengelola IAN
Editor in chief:Kuss Indarto
Editor:R. Toto Sugiarto
Designer:Andika Indrayana
Email - info@indonesiaartnews.or.id