 |
 |
 |
| Rabu, 27 Januari 2010 - 08:09 |
 |
| Perjalanan Narasi tentang Sepatu |
 |
| oleh Satmoko Budi Santoso |
 | |
 |
| Salah satu karya KaNA, "Perjalanan ke Tunisia" (120x100 cm, oil & pastel on canvas). (foto: satmoko) |
 | SEPATU dan visualisasi obyek berupa tempat tertentu baik di dalam maupun di luar negeri adalah dua hal yang hampir selalu muncul dalam lukisan maupun drawing karya KaNA. Perupa alumnus angkatan 1992 minat utama seni grafis, Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta ini menggelar puluhan karyanya, 22 Januari hingga 13 Februari 2010 di Rumah Budaya Tembi Bantul Yogyakarta. Perjalanan adalah tajuk pameran ini.
Tentu, pilihan ikon sepatu dan obyek berupa tempat tertentu seperti pasar Beringharjo, tugu Monas, dan lainnya itu jika dikaitkan dengan tajuk pameran yakni Perjalanan sudah langsung mudah ditebak arah sinkronisasi maksud pemaknaannya. Artinya, sebagai sistem tanda estetik, fungsi sepatu dan obyek tertentu di dalam karya-karya KaNA langsung berperan sebagai penjelas tema besar pamerannya.
Yang menarik dalam pameran ini adalah simbolisasi atas dua ikon sebagaimana disebutkan di atas dapat muncul begitu kuat dan hidup. Meskipun berkesan biasa dan umum-umum saja, namun betapa kekuatan goresan drawing KaNA cukup membuktikan sebuah proses kreatif atas ribuan kertas dan ratusan kanvas yang boleh jadi telah ia lampaui sebelum akhirnya sampai dalam momentum pameran kali ini. Rupanya, kekuatan skill menggores KaNA inilah yang menjadi salah satu pertaruhan penting di dalam pamerannya kali ini, meskipun pada karya-karya lukisannya pun cukup membuktikan kemampuan penggarapan keseluruhan bidang kanvas yang juga cukup baik, yang notabene lebih kompleks karena sampai pada pewarnaan segala.
Jadilah karya-karya KaNA adalah dokumen buku harian berisi karya estetika visual, yang mempunyai kekuatan secara terus-menerus sebagai artefak yang cukup representatif atas tempat tertentu tanpa batas waktu ke depan. Obyek estetik tentang pasar Beringharjo di Yogyakarta, misalnya, tentu saja akan mengalami perbedaan perspektif estetika visual seiring dengan perjalanan waktu. Nah, setidaknya, karya-karya KaNA telah memberikan pemicu kritis bagi orang yang kelak bakalan menggambar pasar Beringharjo. Bukankah seiring perjalanan waktu pasar Beringharjo akan mengalami pergeseran dalam wujud wadag visualnya?
Saya rasa, inilah salah satu sumbangan cukup urgen dari kehadiran karya-karya KaNA, karena dalam momentum ruang dan waktu kekinian ia bisa berperan sebagai saksi visual yang valid atas obyek tempat tertentu, namun upaya “dialog estetik” tersebut bisa digugat dan diruntuhkan “kevalidannya” sebagai risiko perjalanan waktu di masa depan. Dengan kata lain, sebagai suatu khazanah studi perbandingan, karya seperti yang digambar KaNA bisa bernilai amat antropologis, apalagi jika ada yang mau membandingkan, misalnya, dengan karya-karya Hendra Gunawan atau Affandi, yang “berkategori” lukisan atau drawing obyek tertentu yang berupa tempat dan kebetulan mempunyai kesamaan. Perhatikanlah capaian visual teknik goresannya, komposisi pewarnaan, maupun obyek apa saja yang divisualisasikan antarperupa yang berbeda generasi usia tersebut. Di situlah kedalaman aspek studi perbandingannya mempunyai peranan signifikan. Lantas, simpulkanlah kualitas estetik pencapaian mereka masing-masing…
Meski begitu, diakui oleh KaNA secara pribadi, sebenarnya ia memilih tajuk pamerannya dengan kata "perjalanan" karena bisa mewakili dua hal. Pertama, kata "perjalanan" yang bisa diartikan sebagai perjalanan yang sesungguhnya berupa kunjung mengunjungi suatu tempat yang menarik. Atau yang kedua, bisa juga diartikan sebagai suatu keadaan yang sedang dialami saat ini: sebuah langkah yang baru mencapai titik tertentu.
“Bagi saya sendiri, kata perjalanan itu adalah memuat pesan belum selesainya proses kreatif yang saya tempuh sehingga saya berharap akan lebih mempunyai peluang kematangan berkarya di hari depan,” demikian pengakuan KaNA merendahkan skill menggambarnya yang teruji cukup bagus, sebagaimana yang ia tulis sendiri secara sadar di dalam situs www.rumahkana.com. ***
|
 |
Leave a Comment
Please feel free to let us know your feeling about this |
|
|
|
|
 |
| Comments: |
 |
| Jum'at, 29 Januari 2010 - 12:09 |
| halim hd. - halimhade@yahoo.com |
 |
| mungkin ONS UNTORO teringat dengan imelda marcos, yang punya koleksi ribuan sepatu. yang satu mungkin sepatu menandakan perjalanan, pencarian, usaha untuk menemukan dan menyisakan jejak yang entah apa maknanya, tapi hadir. yang lainnya, sepatu menunjukan kekuasaan, ambisi, kerakusan, snobisme, ekshibisonisme yang meninstakan realitas sosial di lingkungannya. dan tentu itu bukan pilihannya kana. cuma imelda yang bisa. |
 |
 |
 |
| Kamis, 28 Januari 2010 - 11:01 |
| hotland tobing - hotland.01@gmail.com |
 |
| sukses....Kana.....
Jadi inget sepatunya Mas Van Gogh yang lusuh penuh perjuangan dalam perjalanan hidupnya.... |
 |
 |
 |
| Rabu, 27 Januari 2010 - 20:57 |
| KaNA - rumahsenipalet@yahoo.com |
 |
| Trimakasih pak Ons,comment.nya.Saya menyimbolkan karya saya dengan sepatu pada tema pameran saya kali ini karena ini adalah benar-benar saya,di mana sepatu-sepatu itu adalah sepatu saya,sepatu kesukaan saya,sepatu yang menemani saya dalam perjalanan saya.Kiranya sketsa-sketsa saya juga menggambarkan tempat-tempat yang kebetulan sudah saya singgahi dan saya memutuskan untuk menggambarkannya adalah interes saya pada saat itu yang keluar begitu saja tanpa kuasa saya bendung dan terjadilah sketsa-sketsa itu dengan spontan.Kenapa saya tidak menggambarkan ISI,tempat saya belajar,bukan saya tidak interes terhadap tempat bersejarah itu tapi setiap saya ada di ISI begitu banyak teman,sahabat,kawan lama yang menggodaku untuk berbincang sekedar bernostalgia sehingga memori itu belum terekam dalam sketsaku,tapi terekam dalam jiwa dan hatiku yang terdalam.Dan silahkan mengomentari,menikmati dan meng-apresiasi karya-karyaku di Rumah Budaya Tembi Yogyakarta,yang masih akan berlangsung sampai 13 Februari 2010.Salam.... |
 |
 |
 |
| Rabu, 27 Januari 2010 - 09:57 |
| ons untoro - ons.untoro@yahoo.com |
 |
| Bung,
Terimakasih atas komentar pameran Kana di Tembi. Memang menarik dan unik perjalanan Kana. Yang barangkali perlu untuk ditanyakan pada Kana, kenapa untuk meneguhkan kata perjalanan mesti mengambik ikon sepatu. Mungkin, secara wantah, Kana hendak mengatakan, bahwa perjalanan berasal dari kata jalan, yang identik menggunakan kaki (dan sepatu). Namun kalau perjalanan adalah traveling, pastilah tidak harus sepatu yang ditunjuk. Lalu pada karyanya, bisa juga mengingatkan karya-karya Heng Ngantung, yang mendokumentasikan moment sejarah. Pada Kana, barangkali yang perlu juga ditanyakan, memori apa yang membuat dia menggambar Pasar Beringharjo di Yogya, kenapa bukan kaku lima. Soal interes ini, kiranya yang membuat dia menseleksi apa yang dia lihat. Kenapa dia tidak menggambar ISI misalnya, atau menggmbar Kus temannya. Namun, 'Perjalanan' sudah dilakukan dan Kana men-dokumentasikan interesnya sendiri. Dan kita bisa menikmatinya. |
 |
 |
 |
| Rabu, 27 Januari 2010 - 09:24 |
| aant s. kawisar - aantkawisar@yahoo.com |
 |
| sepasang sepatu, termangu letih dan lusuh, di tanggga rumahku, penuh debu... |
 |
 |
 | |
 |
|
|
|
|
 |
 |
 |
29-01-2012 s/d 29-02-2012 |
| Pameran Komunitas Seni Asia Raya: "Ruang yang Sama" |
| di Museum H. Widayat
Jl. Letnan Tukiyat 32,
Mungkid, Magelang, 56511
Jawa Tengah, Indonesia.
Phone: 62 293 788251, Facs : 62 293 789367
E-mail : mhw_widayat@yahoo.com
Website : www.hajiwidayat.com |  | 28-01-2012 s/d 29-01-2012 |
| Ritus Budaya 2012: "Ngamumule Situs Gunung Padang" |
| di Yayasan Perceka Art Center
Jl. Suroso No 58
Cianjur, Jawa Barat |  | 28-01-2012 |
| Peluncuran/Diskusi Buku "Pramoedya Ananta Toer: Luruh dalam Ideologi" |
| di KUNCI Cultural Studies Center,
Jl. Langenarjan Lor 17B,
Panembahan, Kraton, Yogyakarta, Indonesia |  | 28-01-2012 |
| Wips! Januari 2012: Badai Asmara |
| di Indonesia Contemporary Art Network (iCAN)
Jln. Suryodingratan No. 39 Yogyakarta |  | 28-01-2012 |
| Art talk: 'Networking efforts by Indonesian artists and market towards Indonesia go-International' |
| di Art:1
Jl. Rajawali Selatan Raya No. 3
Jakarta 10720 |  | 28-01-2012 |
| Art Talk: "Era Baru Seni Rupa Asia, Ulasan Pameran 'Collector Show' |
| di Galeri Emmitan
Jl. Walikota Mustajab 76
Surabaya |  | 27-01-2012 |
| The City as Playground for Revolution |
| di KUNCI Cultural Studies Center,
Jl. Langenarjan Lor 17B,
Panembahan, Kraton, Yogyakarta |  | 27-01-2012 |
| YUDI YUDOYOKO: I am the Earth (and other series) |
| di Ruang B dan Ruang Sayap-Selasar Sunaryo Art Space,
Jl. Bukit Pakar Timur no. 100, Bandung, Indonesia |  | 25-01-2012 |
| Obral JANUARI 2012: Get Published! |
| di Danes Art Veranda
Jl. Hayam Wuruk no. 159
Denpasar |  | 24-01-2012 s/d 24-02-2012 |
| Pameran "la vie art & happy happy art" |
| di Kersan Art Studio,
Jl. As-Mawaat 154, Dusun 2,
Kersan Tirtonirmolo, Bantul |  |
| read more » |
 |
|
|
|
 |
 |
|
|
 |
 |
|
|
 |
 |
|
|
 |
 |
 |
| 28/01/2012 00:31 | IRONODUERVE | Beautiful place
Cool domain indonesiaartnews.or.id
My respect for your project
Be thanksful
we invite to take a look on this web site
Search job with this FREE career website - www.mijob.org |
 | | 27/01/2012 08:31 | NeesyEmutty | mnbvcxz0030 |
 | | 26/01/2012 03:07 | Poker Startkapital | Halo, Saya menyukai proyek ini di halaman Anda , Anda menulis bawah dengan informasi yang besar ! Blog ini jauh lebih mencerahkan !
Nama saya Lucy, aku Live pada Aveiro , jadi saya akan menjadi pengikut dari situs web ini , hobi saya Anda mungkin tidak ingin tahu mereka, tapi saya mengatakan mereka pergi saja aku mencintai buku serta olahraga secara umum , dan saya juga mendengarkan banyak pihak -Nya pada saya, saya tunggal pada saat ini sehingga anak-anak menonton keluar untuk saya .... hanya bercanda : ) ! Saya sudah mencoba kencan online itu tidak berhasil dengan sangat baik ....
Saya menulis ini menyebabkan komentar karena saya sudah bilang aku sangat menikmati halaman ini saya juga memiliki sebuah forum seperti Anda , tapi saya vey berbeda dari Anda , ini adalah tentang uang gratis poker ....:)
Saya juga akan meminta maaf untuk bahasa saya itu satu-satunya cara saya menemukan untuk berbicara dengan Anda ....Ciuman kepada anda semua , Bye bye |
 | | 23/01/2012 00:30 | feva-SWoky | Saya biasanya untuk blogging dan saya benar-benar menghormati konten Anda . Artikel ini telah benar-benar puncak minat saya . Aku akan bookmark situs web Anda dan melestarikan memeriksa informasi merek memukul baru . |
 | | 03/01/2012 13:44 | Indonesia Art News | Telah berpulang ke Rahmatullah, bapak Murtidjono, budayawan dan mantan Kepala Taman Budaya Surakarta (TBS). Beliau tutup usia di RSU Prof. Dr. Sardjito, Yogyakarta karena sakit leukemia. Almarhum meninggal pada hari Selasa, 3 Januari 2012 sekitar pukul 12.30 WIB. Semoga arwah beliau diterima di ruang paling mulia di sisiNYA. Amien. |
 |
| read more » |
 |
|
|
|
|
 |