Selasa, 23 Juni 2015 - 15:42 WIB
Kenangan Chandra Johan
oleh Syakieb Sungkar
MALAM itu, Sabtu, 20 Juni 2015, kami berbicara panjang lebar dalam pameran Noella Ross, seorang perupa wanita dari Belanda. Chandra sebagai tuan rumah di Galeri Cemara 6, sangat aktif mengantar tamu naik turun tangga. Saya diantarkan ke lantai 2 untuk mengomentari karya pelukis wanita itu. Lukisan kanvas Noella dipuji habis terutama pada aspek pencahayaan dan warna....
Kuburan dan Sampah M. Yatim Membawa Sial
oleh Tim Indonesia Art News
Rekayasa Media
oleh Agni Saraswati
Sejarah yang Jauh di Dekat Kita
oleh Kuss Indarto
Reproduksi (dan) Ironi
oleh Grace Samboh
  HOME     NEWS     EVENTS     ARTICLES     DIRECTORY     BOOKS     OPPORTUNITIES  
Kamis, 23 April 2015 - 14:22
Seniman Karbitan
oleh Aris Setyawan
Lanskap kampus ISI Yogyakarta dipotret dari ketinggian (foto: http://uia.isi.ac.id/wp-content/uploads/2012/04/isi-jogja-from-the-sky-2.jpg)
GADIS berusia jelang 20 tahun ini adalah mahasiswi seni grafis. Malam itu ia tengah sibuk mencukil hardboard, kemudian mencetaknya ke kertas. Inilah yang dilakukannya setiap malam, mencukil dan mencetak, demi memenuhi syarat tugas dari jurusannya. Setelah menyelesaikan tugasnya ia akan tidur beberapa jam, sampai pagi datang dan ia harus bergegas bangun untuk mengikuti kuliah pagi di kampus.

Begitulah rutinitas mahasiswi angkatan 2014 ini setiap hari. Ibarat Sisifus yang dihukum dewa Yunani untuk mendorong batu ke atas gunung hanya untuk melihat batu itu menggelinding lagi ke bawah dan ia harus mendorongnya lagi.

Si Gadis pencukil tidak sendirian. Ia adalah satu dari banyak mahasiswa/i angkatan 2014 yang tengah malih-rupa menjadi Sisifus. Atau lebih tepatnya dimalih-rupakan oleh dewa. Dewa tersebut tidak mewujud dalam bentuk mitologis a la Yunani. Alih-alih dewa tersebut mengejawantah dalam sebentuk pasal 17 ayat 3 butir d dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 49 Tahun 2014 tentang standar nasional pendidikan tinggi. Dewa yang mengatur segenap akademisi strata satu agar lulus maksimal 5 tahun.

Peraturan ini konyol karena menjadikan seluruh akademisi berubah menjadi Sisifus yang harus patuh, diam, tenang, agar bisa lulus cepat. Ini berbahaya, ini adalah normalisasi.

Normalisasi

Normal itu berbahaya. Kenapa? Karena ia menyeragamkan. Normal adalah dogma yang tumbuh di masyarakat untuk menyeragamkan persepsi demi stabilitas kondisi. Maka di tengah kondisi yang dianggap normal, segala sesuatu yang dianggap abnormal dan keluar dari pakem standar kenormalan kerumunan harus disingkirkan, atau dididik (baca: dipaksa) menjadi normal demi stabilitas kondisi lingkungan sekitar.

Meminjam konsep relasi-kuasa Michel Foucault, normal patut dicurigai dengan pertanyaan “Apa itu normal? Siapa yang punya hak menentukan mana yang normal dan abnormal?” Pertanyaan ini penting untuk membongkar pemahaman umum mengenai mana yang normal dan abnormal. Karena pada akhirnya normal dijadikan senjata bagi kuasa untuk melanggengkan kuasanya, menyingkirkan apapun yang dianggap membangkang.

Menjadi normal (baca: seragam) itu konyol karena sejak lahir setiap manusia dicetak menjadi sosok yang berbeda-beda. Beda fisik, beda kepribadian, beda nalar dan gagasan. Di sini peran kuasa masuk. Demi menjalankan agenda besarnya ia harus menormalisasi manusia yang berbeda-beda, menjadikannya Sisifus (baca: mesin) yang patuh dalam satu sistem seragam. Diam, patuh, sibuk mendorong batu tanpa bisa bertanya kenapa harus mendorong batu. Tanpa bisa berpikir melompat saja dari jalur batu itu dan keluar dari perintah kuasa.

Pada era orde baru, normalisasi di ranah intelektual yang digeluti para mahasiswa calon sarjana Indonesia pernah hadir dalam bentuk kebijakan melalui SK menteri pendidikan dan kebudayaan (P dan K), Daoed Josoef, No. 0156/U/1978 tentang Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK). Disusul dengan SK No. 0230/U/J/1980 tentang pedoman umum organisasi dan keanggotaan Badan Koordinasi Kemahasiswaan (BKK).

Garis besar dari kebijakan tersebut adalah memaksa mahasiswa duduk diam belajar di kampus, mencerabut tanggungjawab sosialnya, menjauhkan mahasiswa dari politik dan konsolidasi gerakan perlawanan. Didukung SK tersebut dan ditambah instrumen militer, rezim orba mengkonfrontasi segala bentuk benih perlawanan atau yang dianggap abnormal di kampus. Semua mahasiswa harus normal (baca: seragam), berangkat kuliah-duduk manis di kelas-pulang kuliah-cukup.

Setali tiga uang dengan NKK/BKK, Permendikbud No 49 Tahun 2014 adalah bentuk paling mutakhir dari normalisasi mahasiswa. Meskipun tidak se-represif orba dengan kerasnya popor senjata dan tendangan sepatu lars militer, normalisasi era sekarang ini memiliki agenda besar yang sama: menyeragamkan cara berpikir mahasiswa menjadi yang normal. Segala yang liyan (baca: abnormal) harus disingkirkan dan diseragamkan demi stabilitas nasional. Sebagai pengganti instrumen militer tenggat waktu lulus 5 tahun adalah senjata normalisasi ini.

Skenario normalisasi ini terbaca jelas. Dengan tenggat waktu harus lulus 5 tahun mahasiswa akan sangat sibuk mengerjakan segala tetek bengek tugas kuliah, ujian, dan mengejar target SKS yang diambil. Mereka akan tercerabut dari perkara sosial, tak sempat mengembangkan potensi diri dan mencari interest serta bakat yang secara alamiah sebenarnya sudah tertanam dalam DNA. Mahasiswa tak sempat lagi belajar apa itu politik, mereka justru jijik pada politik yang di era modern dipahami sebagai sesuatu yang kotor.

Padahal menurut pemahaman filsuf Hannah Arendt, politik adalah instrumen hidup bersama, untuk menyatukan manusia yang berbeda agar hidup dengan harmonis di ruang publik. Menyingkirkan kepentingan “yang privat” karena “yang privat” inilah biang dari penyeragaman. Yang privat ini mewujud dalam bentuk oligarki politik, korporasi (nasional/multinasional), dan kaum agamis.

Yang privat inilah yang entah bagaimana mampu menjadikan Negara menjadi apa yang disebut oleh pemikir anarkisme sebagai "kedaulatan usang.” Yang privat ini mampu menyingkirkan peran Negara dalam membuat kebijakan, menggantinya dengan versi yang lebih menguntungkan agenda mereka.

Yang privat ini yang menjadikan mahasiswa harus lulus 5 tahun, agar segera lulus dan menjadi “tukang” untuk kepentingan politis maupun ekonomis mereka. Tragedi ini terjadi di seluruh bidang keilmuan di seluruh institusi pendidikan tinggi Indonesia, karena kebijakan pemerintah ini tentu mengikat semua infrastruktur dan stakeholder pendidikan tinggi. Tak terkecuali mengikat kampus Sewon sebagai perguruan tinggi seni.

Mesin Seni

Di ranah pendidikan seni (terutama di kampus Sewon) normalisasi yang dijalankan “yang privat” ini mengerikan. Normalisasi harus lulus 5 tahun ini yang menjadikan si gadis pencukil grafis harus bekerja keras menyelesaikan segala tugas dan tuntutan kejar SKS. Siang-malam ia harus mandi keringat mencukil dan mencetak, menggambar 500 sketsa per semester, hadir di ruang kelas demi mengisi absen dan kuliah mendengar petuah dosen. Si gadis pencukil akan sangat capek fisik dan jiwa. Fisiknya didera kelelahan mengerjakan kewajiban akademis, jiwanya lelah karena tengah di-malih-rupakan menjadi Sisifus yang patuh.

Inilah modernitas, dromologi dalam pemahaman Paul Virilio. Saat segala aspek hidup harus mengalami percepatan. Termasuk cepat lulus bagi para akademisi. Percepatan dalam modernitas ini patut digugat karena ia menyingkirkan makna, membanalkan segalanya demi cepat cepat dan cepat.

Dengan percepatan pendidikan, manalah sempat si gadis pencukil bermain-main ke luar kampus? Belajar memaknai dunia, mencerap realitas dunia melalui datum indera lalu memutuskan menjadi seorang seniman berpandangan empiris atau akhirnya memutuskan menjadi rasionalis yang menggores gambar abstrak. Mana sempat ia belajar memahami bahwa ada pertentangan sengit antara art for art vs art for people di dunia seni?

Si gadis pencukil tak akan sempat mengeksplorasi interest atau bakat diri yang sebenarnya. Bagaimana kalau ternyata ia lebih cerdas dan mumpuni di bidang linguistik yang akan menjadikannya ahli bahasa masa depan? Namun ia tak sempat mendalami hal itu karena didera kelelahan mengejar lulus di bidang printmaking.

Inilah normalisasi di pendidikan tinggi seni (baca: kampus Sewon). Si gadis pencukil dan kameradnya para mahasiswa se-Sewon raya tak akan sempat mengasah jati diri, menemukan gaya seni pribadi. Mereka tengah di-malih-rupakan menjadi mesin seni yang secara statis dan presisi bergerak membuat produk kesenian yang fungsional. Demi stabilitas yang didambakan “yang privat”.

Entah siapa yang pertama menelurkannya, di kampus Sewon terdapat sebuah kredo bahwa lulus kuliah lama itu lebih baik ketimbang lulus cepat. Atau mahasiswa yang di-DO justru yang akan menjadi seniman besar. Maka para mahasiswa yang belajar sebelum adanya kebijakan lulus 5 tahun akan betah berlama-lama di kampus. Kadang menghabiskan tenggat waktu maksimal 7 tahunnya di kampus demi memuaskan proses belajar seni.

Namun lulus lama sekalipun tidak akan lebih baik jika dalam periode kuliah yang lama itu sang mahasiswa tidak melakukan apa-apa. Jika ia sibuk menghabiskan masa kuliah lama itu untuk sekadar bersenang-senang tanpa belajar maka pada akhirnya mahasiswa itu justru akan kolaps dan tumbang. Tak selamat dari kejaran SKS, dan tak selamat dari dunia sebenarnya karena ia tak sempat belajar dan segera menemukan interest dan kemampuan diri yang sebenarnya. Setelah lulus, mereka sama saja dengan adik kelasnya yang lulus 5 tahun: bingung harus ngapain.

Maka yang terpenting bukanlah lulus cepat atau lulus lama, tapi apa yang sudah dilakukan mahasiswa selama masa studinya tersebut. Mau lulus 4 tahun atau 7 tahun, sama saja asalkan sang mahasiswa mampu belajar semua minatnya dengan porsi signifikan. Selain memenuhi syarat tetek bengek akademis kampus, ia harus belajar hal-hal lain di luar kampus. Ia harus menemukan jati dirinya yang sebenarnya, membangun relasi, berorganisasi, pacaran sambil berdebat diskursus seni dengan sang pacar.

Para calon seniman di kampus Sewon harus matang dengan sempurna, mengalami proses kebosanan di kampus, mengamini pernyataan Haruki Murakami bahwa “hal terbaik dari sekolah adalah kita jadi tahu bahwa hal terbaik dari hidup tidak bisa didapatkan di sekolah”, kemudian keluar dari lingkungan kampus dan belajar memaknai dunia di luar tembok tinggi kampus seni.

Jika para (calon) seniman ini matang dengan model karbitan lulus 5 tahun maka mereka tak akan matang sempurna. Setelah lulus mereka hanya akan menjadi seniman karbitan yang konformis, bergabung dengan lulusan lain dari bidang ilmu dan perguruan tinggi lain. Menjadi apa yang disebut Pierre Bourdieu dalam analisisnya. Bahwa kaum intelektual tak akan menjadi corong bangsa dan penggerak perubahan. Alih-alih kaum intelektual akan menjadi tukang, mesin intelek yang menjadi anak buah para “yang privat” (baca: oligarki politik, pemodal, korporasi).

Ya, “yang privat” sudah menunggu para kaum intelektual ini lulus agar segera menjadi tukang untuk menjalankan agenda pribadi mereka. Patut kita haturkan doa agar rekan-rekan mahasiswa seni yang dicengkeram normalisasi kuliah 5 tahun ini tetap diberi kesehatan, agar di luar kesibukannya mengerjakan tetek bengek kuliah tetap punya tenaga dan waktu untuk belajar di luar kampus. Agar terhindar dari jebakan konformisme dan normalisasi, agar mereka tak sekadar jadi mesin seni (baca: tukang) setelah lulus.

Yogyakarta, 21 April 2015.

Aris Setyawan, penulis lepas. Pengurus komunitas Roemansa Gilda. Alumni jurusan Etnomusikologi ISI Yogyakarta. Dapat dihubungi melalui email arisgrungies@gmail.com atau twitter @arissetyawan

Daftar Bacaan

Bourdieu, Pierre. 2000. “For a Scholarship With Commitment. Dalam Profession. Modern Language Association. Http://www.jstor.org/stable/25595701 (Akses 03/07/2011. 09:30)

Mills, Sara. 2003. Michel Foucault. London: Routledge.

Piliang, Yasraf Amir. 2011. Dunia yang Dilipat: Tamasya Melampaui Batas-batas Kebudayaan. Bandung: Matahari.

Sheehan, Sean M. 2014. Anarkisme: Perjalanan Sebuah Gerakan Perlawanan. Tangerang: Marjin Kiri.

Sudibyo, Agus. 2012. Politik Otentik: Manusia dan Kebebasan Dalam Pemikiran Hannah Arendt. Tangerang: Marjin Kiri.
Leave a Comment
Please feel free to let us know your feeling about this
Your Name
Your Comment
Your Email
Image Verification
Captcha Image Reload Image
Utk ganti paragraf silakan klik
Comments:
Sabtu, 04 Juli 2015 - 11:28
scot tbernand - scottbernandinvestment@gmail.com
Halo Dear Sir, Madam, Apakah Anda membutuhkan pinjaman? Apakah Anda tertarik untuk mendapatkan apapun dari pinjaman? Atau apakah Anda khawatir finansial? Apakah Anda memiliki utang untuk membayar? Jika ya, Kami memberikan pinjaman ke seluruh bagian dunia. Untuk mendapatkan pinjaman Anda hari ini, Hubungi kami sekarang Via perusahaan Alamat email di: scottbernandinvestment@gmail.com: Kami Harapkan cepat Anda merespon, kami siap melayani Anda. Salam Hormat, Klara Banny M / D Hubungi: scottbernandinvestment@gmail.com: untuk pinjaman Anda saat ini, kami siap melayani Anda.
Jum'at, 03 Juli 2015 - 13:57
Sahaja Putra - sahajaputra112@gmail.com
Kesaksian Nyata PINJAMAN PENAWARAN Nama saya Putra Dari Jakarta Indonesia Saya Ingin Media MENGGUNAKAN Suami UNTUK mengucapkan terima kasih Mrs.LISA JEFFERSOM PINJAMAN PERUSAHAAN Yang membantu Saya hearts get KUALITAS Tanpa Jaminan UNTUK keberhasilan Operasi Dari bayi Saya Dan bayi Saya sehat Dan KUAT sebelumnya Saat ini. Aku Punya Uang Pinjaman Saya hearts Waktu kurang Dari Satu, Penghasilan kena pajak Pinjaman Saya disetujui Dan Saya Diminta UNTUK Membayar mencakup biaya pendaftaran Yang Saya lakukan Dan hearts Waktu kurang Dari 3 jam Jangka Waktu Dari Pinjaman Saya sebesar Rp. 570 juta ditransfer KE Saya Bank Rekening. Andari Dapat menghubungi Mrs.LISA JEFFERSOM melalui email: Lisajeffersomloanfirm@gmail.com Dan lisajeffersomloanfirm@outlook.com ATAU hubungi Saya UNTUK Informasi LEBIH lanjut melalui email Saya: sahajaputra112@gmail.com. Berkat Lisa Ibu dan Tuhan memberkati Keluarga Andari.
Selasa, 30 Juni 2015 - 12:27
mrs Nora - noramildred.loans@hotmail.com
Apakah Anda membutuhkan pinjaman mendesak? yang Anda berhutang? Anda perlu pinjaman mendesak untuk membiayai bisnis Anda ?, anda telah ditolak oleh bank Anda, tidak khawatir lagi, Layanan kami adalah Cepat, Mudah & Aman pinjaman sekarang dalam keadaan apa pun. Meminjam sampai $ 2.000 - $ 1.000.000 Hari ini! Hubungi kami dengan informasi pinjaman di email ini: noramildred.loans@hotmail.com Catatan: Anda akan mengharapkan jawaban awal dan dana dalam waktu 24 jam Salam. mrs Nora
Selasa, 30 Juni 2015 - 12:27
mrs Nora - noramildred.loans@hotmail.com
Apakah Anda membutuhkan pinjaman mendesak? yang Anda berhutang? Anda perlu pinjaman mendesak untuk membiayai bisnis Anda ?, anda telah ditolak oleh bank Anda, tidak khawatir lagi, Layanan kami adalah Cepat, Mudah & Aman pinjaman sekarang dalam keadaan apa pun. Meminjam sampai $ 2.000 - $ 1.000.000 Hari ini! Hubungi kami dengan informasi pinjaman di email ini: noramildred.loans@hotmail.com Catatan: Anda akan mengharapkan jawaban awal dan dana dalam waktu 24 jam Salam. mrs Nora
Senin, 29 Juni 2015 - 06:03
janny merit - kingswillloan@gmail.com
Halo, Hal ini untuk memberitahukan kepada masyarakat umum bahwa Nyonya, Janny jasa, pemberi pinjaman kredit swasta memiliki membuka peluang keuangan untuk semua orang yang membutuhkan bantuan keuangan. Kami memberikan pinjaman dengan bunga 2% kepada individu, perusahaan dan perusahaan di bawah syarat dan kondisi yang jelas dan dimengerti. hubungi kami hari ini melalui e-mail di: (kingswillloan@gmail.com)
Sabtu, 27 Juni 2015 - 10:32
angel taylor - angelataylorloanfirm@hotmail.com
Hello Am Mrs, ANGELA TAYLOR Am pemberi pinjaman pinjaman yang sah dan dapat diandalkan memberikan pinjaman pada syarat dan ketentuan yang jelas dan dimengerti pada tingkat bunga 2%. dari $ 20.000 sampai $ 10,000000 USD, Euro dan Pounds Hanya. Saya memberikan Kredit Usaha, Pinjaman Pribadi, Pinjaman Mahasiswa, Kredit Mobil Dan Pinjaman Untuk Bayar Off Bills. jika kamu membutuhkan pinjaman apa yang harus Anda lakukan adalah untuk Anda untuk menghubungi saya secara langsung di: angelataylorloanfirm@hotmail.com Tuhan Memberkatimu. Salam, Mrs Angela taylor Email: angelataylorloanfirm@hotmail.com Catatan: Semua balasan harus kirim ke: angelataylorloanfirm@hotmail.com
Sabtu, 09 Mei 2015 - 12:59
Esther jones - estherjones.lenders@gmail.com
Apakah Anda seorang pengusaha atau wanita yang membutuhkan bantuan keuangan mendesak? Apakah Anda membutuhkan pinjaman untuk alasan apapun? Anda membutuhkan pinjaman untuk melunasi utang Anda atau memulai bisnis? masalah keuangan Anda mungkin, Esther Jones di sini untuk membantu Anda keluar. kami menawarkan pinjaman pada tingkat bunga rendah dari 2% tanpa agunan dalam waktu kurang dari 24 jam. Hubungi kami hari ini dan mendapatkan pinjaman Anda hari ini di estherjones.lenders@gmail.com
Kamis, 07 Mei 2015 - 16:13
Elina Gulay - elinagulay@gmail.com
Halo, saya Elina Gulay, pemberi pinjaman pinjaman yang memberi hidup waktu kesempatan pinjaman. Apakah Anda memerlukan pinjaman mendesak untuk membersihkan utang Anda atau Anda membutuhkan pinjaman modal untuk meningkatkan bisnis Anda? Kami membantu orang-orang dalam kesulitan keuangan Anda telah ditolak oleh Bank dan lembaga keuangan lainnya? Apakah Anda memerlukan konsolidasi pinjaman atau hipotek? Cari lagi seperti yang kita di sini untuk membuat semua masalah keuangan Anda dari masa lalu. Kami pinjaman dana keluar kepada orang-orang membutuhkan bantuan keuangan, yang memiliki kredit yang buruk atau membutuhkan uang untuk membayar tagihan, untuk berinvestasi pada bisnis pada tingkat 2%. Saya ingin menggunakan menengah untuk memberitahu Anda bahwa kami memberikan handal dan Penerima Bantuan ini dan akan bersedia menawarkan pinjaman. Jadi email kami di: elinagulay@gmail.com
Selasa, 05 Mei 2015 - 10:44
yoppy wibowo - xyoppyweedstonex@gmail.com
Universitas Berasal dari kata universe ( Alam Semesta ) jadi semestinya mereka yg belajar di universitas mengerti akan makna ini. bahkan Soekarno pernah berkata bahwa universitas teringgi adalah penjara / lembaga Permasyarakatan . karena disana manusia punya banyak waktu untuk merenungi kehidupan dan isinya.
Rabu, 29 April 2015 - 07:13
CARO WHITE - CAROWHITE02@gmail.com
KESAKSIAN mengamankan A PINJAMAN DARI PRUDENT DAN RAHASIA SERVICE KREDIT, ANDA TERLALU BISA MENJADI bagian dalamnya! Halo Setiap Satu, saya Mrs. Caro Putih dengan nama, warga negara Amerika Serikat. Aku segera ingin menggunakan media ini untuk menyiarkan kesaksian bagaimana Tuhan menuntun saya untuk pemberi pinjaman dan pinjaman nyata Legit yang telah mengubah hidup saya dari rumput untuk rahmat, dari tingkat kemalangan untuk wanita sukses yang sekarang dapat membanggakan kaya, hidup bahagia kaya dan sehat tanpa stres atau kesulitan keuangan. Hari ini saya sekarang dianggap sebagai wanita kehormatan. Setelah berbulan-bulan mencoba untuk mendapatkan pinjaman di internet, itu tidak berhasil dan saya kebetulan jatuh di tangan penipuan, yang scammed saya jumlah $ 2000. Dan ketika hal ini terjadi, saya sangat bingung dan putus asa dan berdoa untuk Tuhan untuk mencari saya untuk nyata, legit dan asli secara online pemberi pinjaman pinjaman yang tidak akan menambah rasa sakit saya. Jadi saya memutuskan untuk menelepon seorang teman saya yang baru-baru mendapat pinjaman online, kita membahas tentang masalah ini dan untuk kesimpulan kami dia mengatakan kepada saya tentang seorang pria bernama Mr Russell Raymond yang merupakan CEO dari RAYMOND RUSSELL INTERCONTINENTAL FINANCE WORLDWIDE. Jadi saya mengajukan pinjaman untuk jumlah ($ 506,000.00), dengan tingkat bunga serendah 3% per tahun, dan saya memberi mereka korporasi maksimum dan mematuhi petunjuk yang diberikan kepada saya oleh Lembaga, dan segera, pinjaman saya disetujui dengan mudah tanpa stres atau keterlambatan, dan semua persiapan yang dilakukan mengenai transfer kredit dan dalam waktu kurang dari dua (2) hari dari pinjaman disetorkan ke Rekening Bank saya. Orang saya jauh dan dekat, apakah ini bukan sebuah kesaksian yang besar? Ini sekarang membuat saya percaya bahwa di mana ada yang buruk masih ada yang baik dan jujur. Jadi saya ingin saran Anda yang ada yang ingin mengamankan nyata dan pinjaman asli, untuk silahkan hubungi Russell Raymond Intercontinental Keuangan melalui alamat email berikut: (Russellintercontinentalfinance@gmail.com), saya selalu berdoa agar Tuhan di Surga untuk memberkati dia untuk hal-hal baik yang telah dilakukan dalam hidup saya. Sekali lagi, berhati-hatilah saat mencari pemberi pinjaman pinjaman online banyak yang penipuan! Satu hal yang saya selalu memberitahu orang-orang adalah bahwa mengajukan pinjaman di lembaga ini; Anda harus memiliki Iman Baik Utmost, Trust Worthy dan di atas semua Allah takut. Terima kasih.
Senin, 27 April 2015 - 07:53
giel - sugiyonotaman@gmail.com
saia bangga tidak bisa kuliah di bangku! ternyata di jalanan saia bisa kuliah dengan nyata...
Sabtu, 25 April 2015 - 16:28
Edi Bonetski - edibontsky86@gmail.com
Wahhhhh passsss bangetttt...salutee ini seperti lagu pinkFloyd another brick IN the Wall: nkk BKK zaman orba masih membunuh hingga hari ini....lihatlah guru guru kesenian di sekolah hari ini.....gawart darurart Bhinneka Tunggal Ika.
Sabtu, 25 April 2015 - 05:08
mr luis carlos - luiscarlos@blumail.org
halo Terapkan untuk pinjaman cepat dan nyaman untuk membayar tagihan dan untuk memulai yang baru pembiayaan proyek-proyek di tingkat bunga termurah dari 3%. Hubungi kami hari ini melalui: luis carlos@blumail.org dengan jumlah pinjaman yang dibutuhkan sebagai tawaran pinjaman minimum kami adalah 1,000.00 untuk setiap pilihan jumlah pinjaman. Saya bersertifikat, terdaftar dan pemberi pinjaman legit. Anda dapat menghubungi saya hari ini jika Anda tertarik untuk mendapatkan pinjaman ini, hubungi saya untuk informasi lebih lanjut tentang proses kredit, proses seperti persyaratan pinjaman dan kondisi dan bagaimana pinjaman akan ditransfer ke Anda. Aku membutuhkan respon mendesak Anda jika Anda tertarik. PINJAMAN FORMULIR PENDAFTARAN (1) Nama Lengkap: (2) Jumlah yang diperlukan sebagai Pinjaman: (3) Nomor Telepon: (4) Jangka waktu: (5) Negara: (6) Negara / Propinsi: (7) Pendapatan Bulanan: (8) Status Pernikahan: (9) Apakah Anda sudah menerapkan sebelumnya: (10) Tujuan Pinjaman: CATATAN: Semua Responses harus diteruskan ke: luiscalos@blumail.org untuk diproses cepat. Terima Kasih, Mr luis carlos
23-04-2015
Seminar Sesrawung PKKH UGM: “Heterotopia dan Ekspresi Artistik, Seni dan Penataan Arsitektur Ruang Kota yang Manusiawi”
di Hall PKKH UGM, Bulaksumur
19-04-2015
APRIL MOOD
di Rumah Seni Sidoarum, Jl. Garuda 563, Krapyak RT 07, RW 18, Sidoarum, Godean, Sleman, Yogyakarta
17-04-2015 s/d 17-05-2015
BIOGRAFI VISUAL "OKSIGEN JAWA"
di Galeri Soemardja, ITB
16-04-2015
Dialog & Pembacaan Puisi "Penyair Srilanka - Rudramoorthy Cheran"
di Bentara Budaya Bali Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra 88A, Gianyar, Bali
15-04-2015
Sehari Boleh Gila
di Tahunmas Artroom (Jln H. Saptohudoyo), Rumah Nasirun (dekat Rumah Dr Timbul Raharjo), Halaman Parkir PT Timboel, Kasongan, Yogyakarta.
15-04-2015 s/d 19-04-2015
Pameran Tunggal Soetopo: "Melintasi Jaman"
di Bentara Budaya Jogyakarta Jl Suroto 2, Kota Baru, Yogyakarta
15-04-2015
Artist Talk "Mendadak Sticker" bersama Seniman Greys Lockheart (Filipina) dan J.K. Shin (Korea Selatan)
di Dongengkopi & Indiebook
31-03-2015
YogyaSemesta”Seri-77: PISOWANAN AGUNG SEBAGAI GERAKAN KEBUDAYAAN “JOGJA GUMREGAH” MENUJU PERADABAN BARU “JOGJA ISTIMEWA”
di Kepatihan, Jl. Malioboro, Yogyakarta
31-03-2015
Seri Ceramah/ Diskusi “Guru-Guru Muda”
di di Langgeng Art Foundation (LAF) Jl. Suryodiningratan no. 37 Yogyakarta
31-03-2015
"Musik Mantra 2" Kerjasama Teater Gabungan Yogyakarta dan PKKH UGM
di Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardja Soemantri (Purna Budaya) UGM Jl. Persatuan Ugm Jogjakarta, Yogyakarta
read more »
Kamis, 23-04-2015
Seniman Karbitan
oleh Aris Setyawan
Minggu, 12-04-2015
Dinamika Seni Rupa (di) Pasuruan
oleh Wahyu Nugroho
Jum'at, 27-03-2015
Pertaruhan Artistik dalam “Tiga Karakter, Tiga Warna”
oleh Kuss Indarto
Senin, 09-03-2015
Rebranding Luar-Dalam
oleh Kuss Indarto
Sabtu, 07-03-2015
Si Encit, Cus, Alias Doktorandus Raden Hendro Suseno
oleh Sunardian Wirodono
read more »
Merajakan Nalar di Tengah Kepungan Hedonisme
oleh Christian Heru Cahyo Saputro
Buku bertajuk: Acropolis (Kerajaan Nalar) yang merupakan kumpulan kolom karya wartawan SKH Lampung Post Heri Wardoyo (HRW) hadir meramaikan pasar wacana. Buku yang berisi kolom-kolom Heri Wardoyo ini pernah dimuat di rubrik ‘Nuansa’ Lampung Post bertitimangsa tahun...
Fantasi Balzac tentang Pulau Jawa
oleh Sigit Susanto
Merajut Masa Depan Bocah Merapi
oleh T. Nugroho Angkasa S.Pd.
Novel Kasongan, Seliat Tanah Liat
oleh R. Toto Sugiharto
read more »
Kompetisi UOB Painting of the Year 2015
BANDUNG CONTEMPORARY ART AWARDS (BaCAA) #04
KOMPETISI SENI LUKIS, MANDIRI ART AWARD 2015
GUDANG GARAM INDONESIA ART AWARD 2015
Dana SAM untuk Seni dan Lingkungan
LOMBA PENULISAN JURNALISTIK
Lomba Foto “Air dan Sanitasi untuk Kehidupan yang Lebih Baik”
6th Beijing International Art Biennale 2015
Sayembara Cipta Kreasi Motif Batik Seragam Dinas Harian RSUP Dr Kariadi 2014
Lomba Desain Sepatu Tingkat Nasional 2014
read more »
06/05/2015 16:11 | EkanantoBudiSantoso | to Pa Andre Galnas,kapan kita reuni mamer bareng temen2x? biar wacananya "dream come true gitu,art new biar juga makin seru kita undang konco2x sy nulis disini juga,thanks att.
06/05/2015 16:03 | EkanantoBudiSantoso | Sy butuh info lomba lukis Mandiri,sebenarnya kompetisi bukan untuk cari "jawara,jati diri dan silaturakhmi perupa sangat perlu"dikembangbiakan biar ngga ego,ah.
10/02/2015 23:32 | icha | saya mw jual brang py kkek msa penjajahan di ambon.... samurai bs ditekuk pjang bget... ada belati kecil beserta bendera jepang msa lampau... ada tulisan di sebuah uukuran kertas seperti kulit binatang tpi tulisan jepang... mhon bntuan nya mau jual saja butuh ug urgent
04/02/2015 09:50 | Anwar Sanusi | Artikel sangat membantu dalam membuka wawasan tentang Seni...
02/02/2015 22:26 | Redaksi Indonesia Art News | Sdr. DheaMS, Anda bisa menyimak dari deadline atau keterangan waktu lainnya, apakah lomba-lomba tersebut sudah berakhir atau masih berlaku. Silakan cek. Terima kasih.
read more »
About Us
Indonesia Art News merupakan media tentang dinamika seni yang berkait dengan aspek keindonesiaan. Media ini berusaha untuk mengedepankan segi informasi ihwal seni yang dikemas dengan cara pandang kritis dan muatan yang investigative. Indonesia Art News berkedudukan di Yogyakarta, Indonesia
Gabung di Facebook
Buku Tamu
Pengelola IAN
Editor in chief:Kuss Indarto
Editor:R. Toto Sugiarto
Designer:Andika Indrayana
Email - info@indonesiaartnews.or.id